Senin, 30 Maret 2009

Situs Pertemanan BURUK bagi KESEHATAN

Dengan memanfaatkan situs jaringan pertemanan,dunia seakan makin sempit.Hanya lewat tuts keyboard komputer,kita sudah bisa berinteraksi dengan siapa saja,di mana saja.Ternyata menurut para pakar kebiasaan ini bila mencandu,berdampak buruk bagi kesehatan.Bergaul di kehidupan nyata tetap lebih baik ketimbang hanya pergaulan lewat layar kaca alias dunia maya.
Dr Aric Sigman,memaparkan hasil penelitiannya di Biologist,sebuah jurnal terbitan the Institute of Biology,Inggris.Menurutnya,meski memperkaya hubungan sosial,kebiasaan bergaul via situs pertemanan semisal Facebook atau Friendster,berpotensi mengurangi sosialisasi antar manusia di kehidupan nyata.Itulah kemudian yang berdampak pada sisi biologis manusia.Di antaranya,mengubah alur kerja gen,menghambat respon sistem imun,tingkat hormon,fungsi arteri dan mempengaruhi kondisi mental.
Ini jelas sigman,berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan,seperti Kanker,Stroke,Penyakit Jantung,dan Dementia(semacam kelainan jiwa).
"Situs jaringan pertemanan memang menghiasi kehidupan sosial kita,namun hasil temuan kami berbeda.Ini bukan menjadi alat untuk mempertinggi,malah makin menggantikan(hubungan sosial),"kata Sigman seperti dilansir BBC.
Sigman telah lama memerhatikan gejala sistem sosial seperti ini,khususnya di Inggris,lokasi penelitiannya.Dari pengamatannya sejak 1987,interaksi manusia face to face,kian menurun.Apalagi sejak media elektronik berkembang pesat dan mengurung banyak manusia dalam kesenangan pribadi dan individual.Email atau SMS lebih disukai sebagai alat interaksi pengganti diri.
Selain berpotensi terkena penyakit seperti disebutkan sigman di atas,yang paling nampak adalah menyebabkan penyakit lupa:lupa makan,lupa tidur,lupa kerja,lupa belajar dan lain-lain. (RP,Ape/jpnn/gem)